Back to homepage

Sejarah Kepemimpinan Legislatif

Sejarah Kepemimpinan Legislatif

Sejarah Tanah Mekongga setelah definitif sebagai Daerah Tingkat II Kolaka mencatat bahwa legislatif pertama terbentuk setelah Gubernur Sulselra Andi Rivai melantik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah Gotong Royong (DPR-GR) yang pertama pada tanggal 21 Oktober 1961 bertempat di Gedung Nasional Kolaka berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Tenggara Nomor 287 Tanggal 2 Maret 1961. (Sekwan Kolaka, 2014:7)

Berikut riwayat kepemimpinan DPRD Kabupaten Kolaka

foto

Daftar anggota DPRD Kabupaten Kolaka sejak terbentuk hingga saat ini adalah :

Periode 1961 - 1964

Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah Gotong Royong (DPR-GR) Daerah Tingkat II Kolaka terdiri atas sebagai berikut : Ketua : Yakub Silondae (Bupati Kepala Daerah) bukan anggota Wakil Ketua: CH. Pingak dari Golongan Politik

Anggota:

1. Abdul Madjid dari Golongan Karya

2. Benyamin Gulu dari Golongan Karya

3. J. Sidupa dari Golongan Politik

4. Bakil Dahlan dari Golongan Karya (Angkatan Darat)

5. S. Paimoen dari Golongan Karya (Polisi)

6. LM Ohyver dari Golongan Karya (Veteran)

7. Abdul Wahab dari Golongan karya (Ulama Islam)

8. Ds. PR. Lawole dari Golongan Karya (Ulama Kristen)

9. Andi Muharram dari Golongan Karya (Angkatan 45)

10. Moh. Djafar Mekoa dari Golongan Karya (Pemuda)

11. Baso Amusara dari Golongan Karya (Tani)

12. Muhidin Sanusi dari Golongan Karya (Koperasi dan Pengusaha Nasional)

13. Andi Muh. Arsyad Topalereseng dari Golongan Karya (Buruh)

14. Nyonya J. Masie Taolo dari Golongan Karya (Wanita)

Komposisi Dewan Perwakilan merupakan representase dari para ‘pejuang pemekaran’ wilayah Daerah Tingkat II Kolaka sekaligus Daerah Tingkat I Sulawesi Tenggara. Secara tegas hal tersebut dinyatakan oleh Yakub Silondae selaku Ketua DPRD pertama dalam pidato pelantikan DPRD Gotong Royong 21 Oktober 1961 antara lain petikannya sebagai berikut:

“Kami mengetahui benar, bahwa saudara-saudara yang duduk dalam DPRD-GR dan Badan Pemerintah Harian (BPH) adalah tokoh-tokoh terkemuka yang pernah gigih memperjuangkan terbentuknya daerah otonom untuk daerah Kolaka. Disinilah letak tanggungjawab moril dan tanggungjawab sejarah yang harus dibuktikan dengan perbuatan untuk bersama-sama kita semua, baik dalam hubungan horizontal maupun dalam hubungan vertikal untuk merealisasikan cita-cita dan tujuan dari otonomi daerah. Dari tempat ini pula saya atas nama rakat daerah Kolaka menyampaikan harapan dan doa semoga nadi seluruh kelumpuhan dan keruntuhan yang terjadi di Bumi Daerah Kabupaten Dati II Kolaka ini”. (Sekwan Kolaka, 2014:8)

Periode 1971 – 1972

SK Gubernur Sultra No. 171 Tahun 1971 Tanggal 1 September 1971

1. Lettu Baso Adil (Ketua)

2. Abbas Buraera (Wakil Ketua)

3. Abd. Mujarab (Anggota)

4. Abd. Tahak (Anggota)

5. Abd. Wahab S. (Anggota)

6. Ambo Upe Pai (Anggota)

7. Andi Baso Umar (Anggota)

8. Andi Muharram (Anggota)

9. Bachtiar Latuanda (Anggota)

10. H. Rante Bunga (Anggota)

11. H. Abd. Wahab (Anggota)

12. Ds. EM. Boonde (Anggota)

13. Tjimpau (Anggota)

14. Taslim (Anggota)

15. Pohiwo Wasirih, BA (Anggota)

16. Muh. Djafar, BA (Anggota)

17. Mangidi (Anggota)

18. Iskandar Batnan (Anggota)

19. Lettu Abd. Hafid (Anggota)

20. Lettu Hanise (Anggota)

21. Usman (Anggota)

Periode 1972 – 1977

1. Chadid, BA (Ketua)

2. Drs. Achmad Kusayeng (Wakil Ketua)

3. Ambo Upe Pai (Anggota)

4. Muh. Kasim Thayeb (Anggota)

5. Abdurrahim Abdullah (Anggota)

6. Syukri Majid (Anggota)

7. Syamsuddin Maddi (Anggota)

8. Wilhelmus Panumby (Anggota)

9. Andi Baso Umar (Anggota)

10. Benyamin Guluh (Anggota)

11. Ny. Paulia L. (Anggota)

12. Martha Besse Tuppa (Anggota)

13. Muhammad Siara (Anggota)

14. Landu (Anggota)

15. Ny. Siang Amin (Anggota)

16. Pelda Nurung (Anggota)

17. H. Rante Bunga (Anggota)

18. Andi Muh. Arsyad (Anggota)

19. H. Muh. Arifin (Anggota)

Periode 1977 – 1982

SK. Gub. KDH Tk. I Sultra No. 245 Tahun 1977

1. Mayor (TNI) Bakri Nontji (Ketua)

2. H. Andi Muharram (Wakil Ketua)

3. Abdurrahim Abdullah (Anggota)

4. Victor Sidupa (Anggota)

5. Andi Baso Umar (Anggota)

6. Ambo Upe Pai (Anggota)

7. Arifin Latumaa (Anggota)

8. Palangga (Anggota)

9. Harbia (Anggota)

10. Rosdiana (Anggota)

11. Muhammad Siarah (Anggota)

12. Wilhelmus Panumby (Anggota)

13. Abdul Jalil (Anggota)

14. Nurdin Matry, BA (Anggota)

15. Muhammad Djaenung (Anggota)

16. Abdul Tahak (Anggota)

17. Djamaluddin, SP (Anggota)

18. Nurung (Anggota)

19. H. Rante Bunga (Anggota)

20. Syamsuddin (Anggota)

Periode 1982 – 1987

SK. Gub. KDH Tk. I Sultra No. 358 Tahun 1982

1. Letkol (TNI) H. Syamsuddin Tomme (Ketua)

2. H. Andi Muharram (Wakil Ketua)

3. Harbia Ahmad (Anggota)

4. H.M. Alwi Har (Anggota)

5. CH. Pingak (Anggota)

6. Drs. Nurdin Matry (Anggota)

7. Abdul Tahak (Anggota)

8. Djamaluddin, SP (Anggota)

9. Abd. Samad Bella (Anggota)

10. H. Hanise (Anggota)

11. H. Ahmad Syahruddin (Anggota)

12. Muhammad Siarah (Anggota)

13. I.M. Ohyver (Anggota)

14. Husein Padere (Anggota)

15. Fatma Nurhayati (Anggota)

16. Zainuddin R. (Anggota)

17. Adrian Patulong Kaunang (Lettu) (Anggota)

18. Syarif Amin Ombang (Peltu) (Anggota)

19. Abd. Majid (Anggota)

20. M. Hunain (Anggota)

Periode 1987 – 1992

SK. Gub KDH Tk. I Sultra No. 276 Tahun 1987

1. Letkol (Inf) Abd. Halim Malhap (Ketua)

2. Victor Sidupa (Wakil Ketua)

3. K. M. Aminuddin (Anggota)

4. Baso Lewa (Anggota)

5. Masdin Johan (Anggota)

6. Baso Malluru (Anggota)

7. Nurung (Anggota)

8. Muh. Hunaing (Anggota)

9. Pabalu Bachtiar Renggala (Anggota)

10. Ny. Tise Muhiddin (Anggota)

11. H. Rosniah BA/ Darwis Yunus*) (Anggota)

12. Ny. Halijah Amiruddin (Anggota)

13. H. Achmad Syahruddin (Anggota)

14. Syamsuddin Salihi, BA/Muchlis Nur, BA*) (Anggota)

15. Balusu (Anggota)

16. Abdul Wahab/ Abd. Samad Bella (Anggota)

17. Muh. Djainung (Anggota)

18. Mayor (Inf) Hasan Batek/ Mayor (Pol) Sumadi*) (Anggota)

19. Mayor (AL) Purnomo Sukahar (Anggota)

20. Mayor (Kav) Rodi Madhia (Anggota)