Terseret Arus Sungai, Warga Wundulako Merenggang Nyawa

By Ismail Marzuki 31 Jul 2018, 07:24:19 WIBDaerah

Terseret Arus Sungai, Warga Wundulako Merenggang Nyawa

Keterangan Gambar : TIM SAR POS KOLAKA SAAT MENGEVAKUASI KORBAN DI LOKASI TEMPAT KORBAN DITEMUKAN, SABTU (28/7) PAGI. FOTO : HUMAS BASARNAS UNTUK KOLAKA POS


Diduga terseret arus sungai, seorang warga kelurahan 19 November, kecamatan Wundulako, kabupaten Kolaka ditemukan meninggal dunia, Sabtu (28/7). Korban bernama Daeng Gassing (45). Jasadnya ditemukan setelah Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Search And Rescue/Basarnas) Kendari melalui Tim SAR Pos Kolaka melakukan pencarian selama dua hari di sungai Kalimera Sabilambo.

Dari keterangan kerabat korban, Risal, sehari sebelum ditemukan, sekitar pukul 06.30 Wita korban keluar dari rumah untuk pergi memancing di sungai Kalimera. Namun hingga pada sore hari korban belum juga kembali ke rumah. Keluarga korban mulai cemas. Sebab, kebiasaan korban jika pergi memancing di Kalimera yang tak jauh dari rumahnya itu, paling lama hanya sampai empat jam. Keluarga yang semakin khawatir akhirnya berinisiatif mencari korban di lokasi pemancingan. Sejumlah tetangga turut membantu pencarian. Namun hingga pukul 19.30 Wita pencarian tidak membuahkan hasil.

Pihak keluarga pun melaporkan hal itu ke Tim SAR Pos Kolaka dan Polsek Wundulako. Tak lama usai melapor, Tim SAR Kolaka dan personel Polsek Wundulako mulai bergegas membantu melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga larut malam pencarian korban belum juga membuahkan hasil.

Hal itu dibenarkan Kepala Basarnas Kendari, Djunaidi melalui rillis video yang dikirimkan Humas Basarnas, Wahyudi melalui grup WhatsApp Humas Basarnas Kendari Update, Sabtu (28/7) sore. Katanya, pada Jumat (27/3) Tim SAR Pos Kolaka bersama personel Polsek Wundulako dan warga setempat mulai melakukan pencarian sekira pukul 20.48 Wita. Hingga pada Sabtu (28/7) dini hari, pencarian korban belum membuahkan hasil. Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, pencarian kemudian dihentikan. Saat itu menunjukkan pukul 01.00 Wita.

Keesokan paginya, lanjut Djunaidi, Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dengan menyusuri hilir sungai Kalimera. Alhasil, sekira pukul 10.35 Wita Daeng Gassing ditemukan di atas tumpukan kayu dan rumput di pinggir aliran sungai Kalimera Sabilambo. Sayang, Daeng Gassing sudah tak bernyawa. Kondisinya pucat. Diduga kuat korban meninggal karena terseret arus sungai Kalimera Sabilambo. “Korban ditemukan sekitar pukul 10.35 Wita di sungai. Posisi jasad korban ditemukan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal hilangnya korban,” jelas Djunaidi.

Setelah ditemukan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Istri korban Samsiah Daeng Lukmu dan keluarga lainnya begitu terpukul dengan kepergian sang kepala keluarga untuk selama-lamanya. (kal/c)

Sumber : https://kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang