Tak Penuhi Janji Bangun Pabrik, Bupati Kolaka Minta PT Vale Bagi Lahannya

By Ismail Marzuki 02 Okt 2019, 07:42:40 WIBEkonomi

Tak Penuhi Janji Bangun Pabrik, Bupati Kolaka Minta PT Vale Bagi Lahannya

Keterangan Gambar : Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH, MH. Foto : https://zonasultra.com


Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka tak hanya tinggal diam dalam menyikapi PT Vale Indonesia yang berjanji membangun pabrik di wilayah Kabupaten Kolaka.

Safei menuturkan, pihaknya sudah pernah menyurati PT Vale agar segera membangun pabrik di Kolaka sesuai dengan kontrak karya. Dalam surat itu, ia menegaskan bila PT Vale tidak bisa menyanggupi janjinya membangun pabrik, maka lahan pertambangan tersebut dibagi saja.

Kata dia, supaya lahan tersebut dapat dimanfaatkan oleh perusahaan tambang lainnya di Kolaka. Selain itu, PT Vale diminta untuk membangun kerjasama dengan PT Aneka Tambang (Antam) bila perusahaan tambang itu tak juga kunjung merealisasikan janjinya. Seperti, kerjasama pembelian ore nikel milik PT Vale oleh PT Antam.

“PT Antam saat ini kesulitan mencari bahan baku. Kalau tidak salah, Antam ambil ore nikel di Pulau Buli. Kenapa harus ambil jauh-jauh di sana, sementara di sampingnya (Antam) ada,” paparnya ditemui di Kolaka, Selasa (1/10/2019).

Kendati demikian, skema kerjasama tersebut harus kembali melihat aturannya, inilah yang sementara dibicarakan bersama. Menurutnya, desakan pembangunan pabrik ini tak perlu diselesaikan dengan cara turun ke jalan. Sebaiknya penyelesaian permasalahan dilakukan secara konstitusional dan administrasi melalui surat

“PT Antam saat ini kesulitan mencari bahan baku. Kalau tidak salah, Antam ambil ore nikel di Pulau Buli. Kenapa harus ambil jauh-jauh di sana, sementara di sampingnya (Antam) ada,” paparnya ditemui di Kolaka, Selasa (1/10/2019).

Kendati demikian, skema kerjasama tersebut harus kembali melihat aturannya, inilah yang sementara dibicarakan bersama. Menurutnya, desakan pembangunan pabrik ini tak perlu diselesaikan dengan cara turun ke jalan. Sebaiknya penyelesaian permasalahan dilakukan secara konstitusional dan administrasi melalui surat


Sumber : https://zonasultra.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook