DPD dan DPK PPNI Kolaka Resmi Dilantik–Perawat Dituntut Profesional
DPD dan DPK PPNI Kolaka Resmi Dilantik–Perawat Dituntut Profesional

By Farid Saleh 03 Okt 2017, 20:32:55 WIBKesehatan

DPD dan DPK PPNI Kolaka Resmi Dilantik–Perawat Dituntut Profesional

Keterangan Gambar : Pelantikan dewan pengurus daerah dan dewan pengurus komisariat PPNI Kolaka, di aula sasana praja.FOTO:ist/Kolaka Pos


Tak bisa dipungkiri hingga saat ini masih banyak yang belum paham tentang hakikat perawat. Untuk itu peran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sangat diharapkan, dalam membangun tenaga perawat yang profesional.
Kemarin (2/10), ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Sultra, Heriyanto, sukses melantik puluhan dewan pengurus daerah (DPD) dan dewan pengurus komisariat (DPK) PPNI Kolaka.
Ketua DPD PPNI Kolaka, Hasimin mengatakan, pelantikan dilakukan untuk menghidupkan nuansa organisasi PPNI di Kolaka. Selain itu, pelantikan tersebut bertujuan untuk memastikan organisasi PPNI baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan agar berjalan baik. “Sesuai tujuan PPNI bagaimana organisasi ini untuk meningkatkan kemampuan manajemen profesi perawat itu sendiri dalam mengemban tugasnya,” ujarnya.
Menurutnya, manfaat perawat dapat diperoleh dari optimalisasi peran dan tanggung jawab perawat, dimana manfaat utama perawat adalah untuk meningkatkan akses dan cakupan pelayanan kesehatan yang luas hingga pelosok. Pendekatan pelayanan kesehatan dapat dijadikan sebagai pintu masuk, untuk memberikan pendidikan kesehatan melalui kontak sosial dan budaya untuk merubah perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.
“Organisasi (PPNI, red) ini sangat penting, karena bagaimana seorang perawat menemukan jati diri sebagai tenaga yang profesional. Apalagi organisasi ini terstruktur mulai dari pusat hingga DPK,” jelasnya.
Tak luput ia menyinggung masalah kesenjangan upah yang terjadi pada tenaga sukarela, dimana pihaknya akan berupaya agar kesenjangan yang terjadi selama ini bisa diminimalisir.
“Masalah kesenjangan perawat honorer menjadi tanggung jawab kita bersama. Tinggal bagaimana kita melakukan koordinasi dengan semua pihak yang terkait. Jadi butuh koordinasi memang dengan elemen-elemen tertentu,” tandasnya.
Ketua DPW PPNI Sultra Heriyanto menuturkan, perawat dituntut memberikan pelayanan yang bermutu. Apalagi perawat bukan pesuruh dokter, tapi tenaga profesi yang mempunyai kemampuan, tanggung jawab dan kewenangan melaksanakan asuhan keperawatan pada berbagai jenjang pelayanan keperawatan.
“Coba bayangkan, disaat abdi negara lain libur perawat justru berjaga. Parahnya, kalau pegawai lain diluar jam kerja dihitung lembur, tapi perawat tidak dihitung lembur. Inilah salah satu contoh permasalahan yang harus dituntaskan. Itulah mengapa kami mengusung visi dicintai anggota dan disegani profesi lain,” papar Heriyanto.
Anggota DPRD Bombana ini menambahkan, peran perawat meningkat dengan meluasnya fokus asuhan keperawatan yang diberikan kepada masyarakat. Tren dalam keperawatan sebagai profesi, yakni perkembangan aspek-aspek dari keperawatan yang mengkarakteristikkan keperawatan sebagai profesi, yang meliputi pendidikan, teori, pelayanan, otonomi dan kode etik. Aktifitas dari organisasi profesional keperawatan menggambarkan seluruh tren dalam pendidikan dan praktik keperawatan.
“Kita upayakan Desember mendatang akan selenggarakan bakti sosial, agar profesi kita ini lebih dikenal luas. Sebab, saya punya pengalaman menarik waktu di Bombana, dimana saat itu gambar PPNI saya penuhkan disana (Bombana, red). Nah, ada masyarakat bertanya, itu bendera partai ya? Kemudian saya jawab, ia partai PPNI,” kisahnya yang disambut tawa para hadirin yang memenuhi aula sasana praja Pemkab Kolaka itu.
Sementara itu, bupati Kolaka Ahmad Safei, sangat mengapresiasi peran perawat yang bekerja maksimal meski hingga saat ini masih ada kesenjangan yang dirasakan.
“Saya baru tahu kalau seperti itu (ada perawat digaji rendah, red). Kami akan upayakan agar tunjangan perawat bisa naik. Kabetulan disini ada ketua DPRD Kolaka, jadi saya tinggal mengusulkan nanti mereka (DPRD, red) yang eksekusi,” ungkapnya sembari tertawa.
Untuk diketahui, dalam acara pelantikan yang dihadiri Bupati Kolaka, Ahmad Safei dan wakilnya Jayadin, Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir, serta beberapa pimpinan SKPD Kolaka dan jajarannya, turut diselenggarakan seminar keperawatan.

Sumber : kolakaposnews.com



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PROFIL

Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

PROFIL

Wakil Bupati Kabupaten Kolaka

User Avatar

Temukan juga kami di

Jejak Pendapat

Banagimana menurut anda tentang pembangunan di kabupaten kolaka ?
  Sangat Baik
  Baik
  Cukup
  Kurang