Catat! Ini Imbauan BMKG Terkait Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

By Ismail Marzuki 06 Jan 2020, 08:12:31 WIBDaerah

Catat! Ini Imbauan BMKG Terkait Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Keterangan Gambar : Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto : https://news.detik.com/


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia selama sepekan ke depan. BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbaharui informasi cuaca terkini.

"Kalau sudah update kan harus siap-siap. Nanti akan kita kasih tahu misalnya jam sekian akan terjadi hujan lebat. sehingga kita menyiapkan apa yang harus disiapkan. Misalnya anak-anak besok sekolah nih, akan hujan, disiapkan bawa payung, bawa bekel. Kalau hujannya lebat, katakan pukul sekian dikawal gitu ya. Kemudian membersihkan lingkungan, menjaga lingkungan. Lingkungan kita ini kan misalnya saluran-saluran ini kan harus dibuat lancar agar tidak terjadi sumbatan-sumbatan yang bisa menghambat, bisa menggenang jadi banjir, lingkungan harus kita jaga," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada detikcom, Minggu (5/1/2020) malam.

Dwikorita mengatakan, BMKG akan memberikan informasi jika akan muncul cuaca ekstrem, 3 jam sebelum hal tersebut terjadi. Dia pun mewanti-wanti masyarakat yang tinggal di dataran rendah mengenai potensi longsor.

"Kemudian juga yang tinggalnya, letaknya di dekat lereng-lereng atau pada lahan miring itu harus waspada terjadinya longsor. longsor itu masih berpotensi terjadi karena kondisi tanah saat ini sudah mulai jenuh, itu akibat air yang meresap ke dalam pori-pori tanah sehingga kalau tanah itu sudah jenuh tambah air sedikit saja itu pori-porinya akan menekan, sehingga terjadi longsor," ujar Dwikorita.

Terakhir, dia juga mengingatkan adanya potensi banjir bandang. Dwikorita pun menjelaskan hal yang perlu dilakukan sebelum terjadinya banjir tersebut.

"Banjir bandang itu bagaimana, banjir yang kejadiannya sangat cepat dan nanti surutnya juga cepat. bahayanya apa, kejadian banjir itu tidak diawali dengan hujan di lokasi yang terkena banjir. Yang terkena banjir misalnya daerah kita, di situ tidak ada hujan tetapi hujannya ada di daerah hulu, yang hujan lebat di hulu langsung segera dari hulu ke hilir. Cirinya sebelum banjir bandang di hulu itu awan tebal, gelap gitu, meskipun di sini terang. Kalau sudah gejala seperti itu segera tinggalkan lembah sungai, jangan berada di daerah lembah sungai, menjauh dari bantaran sungai," tutupnya.

 

Sumber : https://news.detik.com/



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook