Bawaslu Kolaka Gandeng Media untuk Sosialisasi Pengelolaan Informasi

By Ismail Marzuki 20 Nov 2019, 07:26:35 WIBFokus Daerah

Bawaslu Kolaka Gandeng Media untuk Sosialisasi Pengelolaan Informasi

Keterangan Gambar : SOSIALISASI BAWASLU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kolaka menggelar sosialisasi kegiatan peliputan, dokumentasi dan pengelolaan informasi. Kegiatan sosialisasi ini diikuti sejumlah jurnalis media baik cetak, online dan televisi termasuk staf Bawaslu Kolaka di Media Center Bawaslu Kolaka, Senin (18/11/19) malam. (Foto Istimewa)


Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kolaka menggelar sosialisasi kegiatan peliputan, dokumentasi dan pengelolaan informasi.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti sejumlah jurnalis media baik cetak, online dan televisi termasuk staf Bawaslu Kolaka di Media Center Bawaslu Kolaka, Senin (18/11/19) malam.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kolaka, Juhardin mengatakan Bawaslu menyadari dan memahami keterlibatan media dalam memberikan pemberitaan ke masyarakat terkait peran dan kinerja Bawaslu sangatlah penting.

Kata dia, peran media sebagai penyambung informasi ke masyarakat mendorong Bawaslu ingin melibatkan media dalam setiap kegiatannya. Sehingga, masyarakat percaya dan yakin bila Bawaslu mesti hadir dalam pengawasan terhadap pemilihan umum.

“Kita masih harus bahas format dan standar operasional prosedur kerjasamanya seperti apa nanti. Yang jelas kita ingin libatkan media,” jelas Juhardin.

Juhardin menyebutkan bila Bawaslu memiliki lembaga yang menangani media melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), hanya saja baru di tingkat provinsi.

Kendati demikian, secara kelembagaan, PPID ini harus ada di tingkat kabupaten, untuk itu diupayakan 2020 mendatang Bawaslu menganggarkan kegiatan media center.

“Minimal ada kesamaan pemikiran, terkait kerjasama media dengan Bawaslu ini,” tambahnya.

Menurutnya, ke depan masih banyak kegiatan-kegiatan pengawasan partisipasi Bawaslu yang perlu diketahui khalayak. Seperti kegiatan edukasi pengawas partisipatif pemilih pemula (generasi milenial) dan lainnya.

Sementara itu, meskipun, secara kelembagaan kerja Bawaslu dalam pengawasan pemilihan umum sudah maksimal. Namun demikian, kembali lagi dari seluruh penanganan pelanggaran, 90 persen merupakan temuan dari Bawaslu, bukan laporan dari masyarakat.

Untuk itu, dengan keterlibatan media dalam memberikan informasi soal pengawasan partisipasi, bisa meningkatkan peran masyarakat dalam pengawasan pemilu nantinya.

“Sekarang yang dikritisi, hanya dimana peran Bawaslu terkait dengan money politik,” sambungnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan sosialisasi ini, staf Bawaslu Kolaka diberikan materi tentang dasar-dasar peliputan oleh Penasehat PWI Kolaka, Sabaruddin. Dengan harapan, staf Bawaslu bisa memberikan pemberitaan perihal kegiatan-kegiatan Bawaslu Kolaka.(b)


Sumber : https://zonasultra.com/



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook